Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan DPRD

Space Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pengunjung Tempat Wisata Diwajibkan Tertib Prokes

Rabu, 26 Mei 2021 | 18:01 WIB Last Updated 2021-05-26T11:02:23Z

Pasuruan - Pasca dibukanya kembali tempat wisata di wilayah Kabupaten Lumajang, langkah guna memastikan akan kepatuhan terhadap protokol kesehatan guna mencegah terjadinya klaster baru penularan Covid 19, terus dilakukan oleh pihak kepolisian.

Hari ini, Rabu (26/5/2021) personil Kompi B Polres Lumajang melakukan patroli ke tempat wisata di pesisir pantai selatan Kabupaten Lumajang.

Hampir 50 personil terdiri dari berbagai satuan, saat itu dibagi menjadi 2 bagian. Wisata pantai Wotgalih Mbah Drajit dan Lapangan Tembak AWR  Kecamatan Kunir menjadi sasaran patroli.

Diprediksikan sebelumnya akan terjadi lonjakan pengunjung, selain usai masa penutupan sementara oleh pemerintah, saat itu juga bersamaan dengan libur nasional.

Paursubbag Humas Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta mengatakan, keselamatan masyarakat menjadi prioritas. Mulanya dilokasi sasaran patroli, pihaknya benar - benar memperhatikan hingga melakukan upaya penerangan, hingga tindakan ketika ditemukan ada masyarakat yang tak patuh akan protokol kesehatan.

"Patroli ini sifatnya merata. Jadi dilokasi wisata yang kami amati dan diprediksikan akan banyak pengunjung, kami lakukan upaya. Sesuai dengan mekanisme yang ada berkaitan dengan pencegahan penularan virus Covid - 19,'' ucapnya dihari yang sama.

Imbuh dia, Lumajang sudah kategori resiko ringan akan penularan virus berbahaya tersebut, jangan sampai kembali ke resiko tinggi, sebab perilaku yang tak patuh dari pribadi masyarakat dan patugas dianggap abai.

Pengamatan disaat berlangsungnya patroli, ada sejumlah masyarakat / pengunjung yang tak mengenakan masker. Saat itu juga yang bersangkutan diberikan teguran dan pemahaman serta diberikan masker hingga langsung dikenanakan.

Pengunjung kata Ipda Shinta masih relatif berada dititik aman, pasalnya pengelola terlihat sudah melakukan langkah awal, dengan membentangkan banner berisikan imbauan wajib memakai masker dan dilarang berkerumun.

"Ke depan, kegiatan serupa akan terus kami lakukan menyesuaikan situasi dan kondisi yang ada," pungkas Ipda Shinta.(Heri)
×
Berita Terbaru Update