Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan DPRD

Space Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Suguhan, Termasuk Tradisi dan Budaya Jawa Timur

Sabtu, 06 Februari 2021 | 06:22 WIB Last Updated 2021-02-05T23:24:08Z
Penulis, Indah Yani

Artikel
Oleh : Indah Yani

Tradisi ialah merupakan salah satu kebiasaan yang di lakukan oleh masyarakat dengan bersama-sama dan mencangkup persetujuan orang banyak. Sedangkan budaya adalah suatu tindakan yang di ciptakan oleh leluhur melalui persetujuan baik melaui akal dengan di tetapkan sebagai warisan yang patut untuk lestarikan.

Salah satunya tradisi dan budaya yang berada di salah satu wilayah Jawa Timur yakni adanya Suguhan, suguhan merupakan salah satu sajian yang di tujukan untuk roh leluhur yang sudah meninggal juga menjadi sebuah kepercayaan keselamatan karena di suguhan di ikutkan dengan acara do'a bersama.

Suguhan merupakan keunikan yang asli dari budaya jawa timur, salah satunya suguhan pada saat malam jum'at menjadi rutinitas masyarakat untuk membuat sajian-sajian seperti suguhan jenang abang dan jenang putih atau dalam bahasa indonesia merupakan bubur dari beras dengan diberikan gula merah dan bubur asli dari beras twrsebut tanpa di beri apa-apa. Uniknya lagi suguhan tidak luput dengan tempat sajian dari daun pisang.

Macam-macam suguhan yang ada di wilayah Jawa Timur sangat bervariasi dan di tetapkan bahwa suguhan adalah makanan seperti nasi beserta lauk, jajanan Jawa seperti serabi, kue apem dll, makanan tersebut di do'a i bersama-sama juga di makan secara bersama-sama oleh masyarakat yang membawanya. 

Ada sebagian wilayah yang memang tidak memperbolehkan suguhan untuk di makan oleh orang yang menyuguhkan atau si pemilik karena pamali dan konon katanya yang makan atau minum akan cepat kelihatan tua.

Suguhan makanan di sajikan dengan wedang (minuman) hitam putih, yang hitam merupakan wedang kopi dan yang putih minuman di buat asli air gula saja, minuman ini di khususkan untuk leluhur yang meninggal saat malam jumat, sehingga menjadi  kepercayaan bahwa roh tersebut akan pulang kerumah untuk singgah makan dan minum sehingga menjadi kewajiban bagi sebagian orang jawa untuk menyuguhkan makanan dan minuman di waktu ritual tertentu.
×
Berita Terbaru Update