Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan DPRD

Space Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Murid SMAN 1 Kejayan Malu Mengikuti Ujian, Karena Belum Bayar Daftar Ulang

Selasa, 01 Desember 2020 | 21:13 WIB Last Updated 2020-12-02T04:54:08Z
SMAN 1 Kejayan Pasuruan (Foto: istimewa)

Pasuruan - Salah seorang murid SMAN 1 Kejayan merasa malu untuk mengikuti ujian semester ganjil, karena dirinya merasa tertekan soal biaya daftar ulang sebesar Rp. 1.240.000,- (satu juta dua ratus empat puluh ribu rupiah).

Sebut saja, Bunga (nama samaran murid), dia merasa dapat ancaman dari salah seorang Wali Kelas, Bunga akan di blokir jika tidak ada alternatif untuk melakukan upaya daftar ulang tersebut.

Hal ini, di ketahui potretwarta.co.id, saat orang tua, Bunga mengadu, dan menunjukkan bukti percakapan, chat whatsapp, antara dirinya dengan salah seorang Wali Kelas terbut.

Sudah Jelas, isi percakapan tersebut memang untuk pembayaran Daftar Ulang sebesar Rp 1.240.000,- dengan di bumbui mengancam akan di blokir dari ujian jika tidak melakukan upaya pembayaran.

Sementara, Kepala Sekolah SMAN 1 Kejayan, Abdul Hamid, mengatakan itu bukan biaya daftar ulang, melainkan sumbangan pertahun melalui tangan Komite Sekolah. Selasa (1/12/2020) pukul 9:30 wib.

" Bukan daftar ulang, tapi itu adalah iyuran/sumbangan tahunan lewat tangan Komite, bahkan iyuran Rp 1.240 ribu tahun ini lebih kecil dari tahun sebelumnya," Kata, Abdul Hamid, kepada potretwarta.co.id di ruang tamunya.

Lanjut, Abdul Hamid, dirinya juga mengatakan, jika ada seorang murid di sekolahnya yang belum bisa membayar, sumbangan tersebut, tidak di blokir, jangan sampai anak didik sekolah putus sekolah lantaran biaya.

" Jangan sampai karena biaya, anak jadi putus sekolah, dan kami disini selalu menerima usulan apapun dari wali murid," Sambungnya.

Namun, Hal yang tak terduga terjadi, sekitar pukul 20:00 wib, orang tua Bunga mendapat chat whatsapp dari Wali Kelasnya, kalau bunga di blokir tidak bisa mengikuti ujian, dan di keluarkan sebagai siswa, lantaran orang tua Bunga tidak ada alternatif melakukan upaya pembayaran.

Tak pelak, isi percakapan Wali Kelas ini sangat bertentangan dengan Keterangan Kepala Sekolahnya, potretwarta.co.id akan terus menggali informasi di balik permasalahan ini. (Muh/Red).
×
Berita Terbaru Update